G.I.M'57

Berbagi Pengetahuan, Pengalaman, Cerita, dll

Minggu Yang Cerah, Jalan-jalan yuk


Hari minggu yang cerah, hari yang sangat cocok untuk jalan-jalan dan menghabiskan waktu sebelum kembali beraktivitas esok hari. Seperti biasa hampir setiap hari minggu pagi, aku berangkat dari jatinangor dengan menggunakan sebuah bus favorit masyarakat menuju ke bandung, yup bus itu adalah damri menuju ke Bandung Utara, tepatnya di taman ganesha untuk menghabiskan setengah hari mengamati burung.

Hari minggu yang sangat ramai seperti biasa, pasar kaget, orang-orang berolah raga, ada yang berdua-duaan, bahkan beramai-ramai dengan keluarga atau teman, hmmm… aku ya sendiri saja untuk pagi ini… hahahahaha… keluarga nun jauh disana, dan si “dia” juga nun jauh di belahan barat kota Bandung.

Oke, bus pun berangkat menuju jalan Dipatiukur Bandung, tepatnya di depan Kampus Unpad DU, haha tapi karena si supir tidak seperangkat bersama kernetnya, maka sebelum masuk tol ia menarik ongkos penupang satu-persatu, yaaahh cukup memakan waktu, tapi nikmati saja…^^

Sepanjang jalan aku tertidur, karena sisa-sisa tekanan pada otak yang berusaha untuk merevisi sebuah karya yang menentukan kelulusan bernama skripsi, dan tidak sempat menikmati teriknya matahari di perjalanan, jadi ketika bangun dari tidur bus sudah berada di jalan supratman (depan gedung sate) dan berbelok menuju jalan surapati, yah lumayan bisa sedikit menikmati pemandangan ramainya pasar kaget di hari minggu di gasibu, dan melihat sepintas ramainya jalan Ir. H. Juanda dari cikapayang, wah ga kerasa baju sedikit basah karena keringat karena kali ini si bus nya ngga ber AC. Sampai di Unpad DU, pemandangan pun tetap ramai, karena hari ini di Kampus Unpad sedang melangsungkan sebuah acara bernama OTRAD (olimpiade olahraga tradisional), dengan kumpulnya hampir seluruh komponen Unpad, mulai dari dosen, karyawan, mahasiswa masing-masing fakultas yang memakai ornamen, dan atribut masing-masing. Impresive… oke tinggalkan dulu sejenak dunia kampus, sampai di shelter bus langkah kaki dilanjutkan, hmmm.. pasar kaget disebelah kiri jalan nampak menarik… mari kita ke pasar sejenak..

“sepuluh ribu tiga, sepuluh ribu tiga…”

“lem tikus, lem tikus, di eleman di eleman”

“dua puluh lima ribu saja, dua puluh lima ribu saja, semua dua puluh lima ribu…”

Yah kira-kira kata-kata itulah yang pertama terdengar ketika memasuki pasar, tertarik? Mari kita lihat sedikit isi pasarnya.. hehehehe.. ada yang jualan perkakas, pakaian, kacamata, alas kaki, jam tangan, aksesoris, makanan, minuman, lengkap deh pokoknya. Lihat-lihat sebentar jejeran jam tangan yang rata di jual satu harga, wah lumayan buat penghias tangan, dan akhirnya dibeli juga sebuah jam tangan dibalut warna hitam dengan huruf dan angka pada jam berwarna keemasan. Hahahahahaha

Puas melihat-lihat, kita beralih ke tempat selanjutnya, mari berjalan lagiii..  hiruk-pikuk kendaraan terlihat begitu padat, wajar karena ternyata beberapa meter ke depan sedang ada parade OTRAD, oke stop dulu sebentar kita kembali melihat-lihat, karena melihat-lihat itu adalah gratis jadi lanjutkan… (hahahahahahahaha ^o^)….  sangat meriah, dihiasi berbagai macam ornamen, hiasan, kostum, dan perlengkapan lain dengan diiringi ekspresi semangat dan ceria dari masing-masing peserta, let’s chek this out:

Parade selesai, perjalanan dilanjutkan menuju ke taman ganesha, dalam perjalanan sempat melihat satu buah rumah burung yang terlihat mewah, tetapi mungkin aku kurang beruntung, tidak nampak satu ekor burung pun di sana.

Dari jalan Dipatiukur, kemudian tembus ke jalan Ir.H. Juanda yang menjadi tempat car free day nya Bandung, seperti biasa, ramai oleh para pejalan kaki, di sebrang jalan ganeca sedang ada acara, kebetulan sedang sesi hiburan, sebuah lagu berjudul mari berdansa ala don lego terdengar dari sana, dan sangat unik, dimainkan dengan dominasi alat musik tradisional. Keren.

Lanjuuut, di kanan dan kiri jalan terlihat orang-orang beristirahat untuk makan, minum, dan bahkan berbelanja, sampai di taman ganesha, ternyata spot pengamatan sudah di “tongkrongin” oleh temen-temen PAS ITB, dan tidak satupun dari para pengamat burung terlihat disana, hmmm… baiklah kali ini keliling sendiri saja, dengan peralatan seadanya (tepatnya tidak berbekal alat pengamatan seperti binokuler atau monokuler melainkan seadanya dengan mata telanjang)

Burung-burung yang teramati diantaranya:

Tekukur (Streptopelia chinensis)

Betet biasa (Psitaculla alexandri)

Burung kacamata (Zosterpos palpebrosus)

Takur Ungkut-ungkut (Megalaima haemachepala)

Burung Gereja (Passer montanus)

Bondol Jawa (Lonchura leucogastroides)

Walet sapi (Collocalia esculenta)

Walet (Collocalia sp)

(sori fotonya unavailable ^^v)

Oke mungkin segitu dulu untuk hari ini, kalo di lanjutkan bakal panjang banget. Hehehehe let’s share next time..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 13, 2011 by in Berbagi Cerita, Fauna, Umum.

Mari Mampir Dimari

Flickr Photos

Twitter Updates

Mittened Hands

Photography

Virtual Diary

"Taking risks means that you are courageous, not weak, even if you fail. At least you tried. At least you learned"

Azamalia

Hanya Kata-Kata

Tuesday Notes

Before all will be gone, i write. So that it will be unforgotten.

Hasan Lukman

Islamic learner enthusiast | environmentalk

FORESTER'S BLOG

JALAN - JALAN DI HUTAN

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

mada_ perspective

A Document of Life and Passion

%d bloggers like this: