G.I.M'57

Berbagi Pengetahuan, Pengalaman, Cerita, dll

BIRDWATCHING


hehehe, beginilah kalau kegiatan nulisnya tergantung mood, jadi terbengkalai lagi dan lagi ini blog.

Kali ini, saya ingin sedikit berbagi mengenai salah satu hobi saya, mengamati burung. nah sebelum berbicara mengenai pengamatan burung, ada baiknnya kita berkenalan dengan burung.itu sendiri.

Burung, merupakan makhluk hidup bertulang belakang, yang memiliki paruh, alat ekstremitas atas berupa sayap, memiliki bulu sebagai penutup tubuhnya, dan merupakan makhluk hidup homoioterm atau berdarah-panas (Warm blooded).

_DSC5628

Ilmu yang mempelajari segala hal tentang burung adalah Ornitologi, dan tulang punggung dari ornitologi adalah “pengamatan”. Jadi untuk mengenali hingga mengetahui segala hal tentang burung, perlu dilakukan sebuah pengamatan. Aktivitas pengamatan burung saat ini, tidak hanya sebagai pengayaan ilmu perburungan tetapi juga ada yang melakukannya atas dasar hobi. Karena burung, selain memiliki morfologi atau rupa yang indah karena warna bulunya, suara dan perilaku yang unik, memancing rasa penasaran kita untuk sedikitnya dan tanpa disadari ikut memperhatikan burung.

banyak nilai yang didapat dari makhluk hidup yang satu ini. Burung dapat memiliki nilai budaya, sebagaimana kita tahu beberapa jenis burung digunakan sebagai lambang negara, bahasa, puisi, sajak, dan lainnya. tidak hanya budaya, melainkan juga nilai ekonomi, sosial, pariwisata, dan yang terpenting adalah memiliki nilai ekologis terhadap keanekaragaman hayati. 

Berdasarkan aktivitasnya, burung terbagi menjadi 3:

  • Diurnal; Burung yang intensitas aktivitasnya lebih banyak pada siang hari
  • Krepuskular; Burung dengan intensitas aktivitasnya lebih banyak pada waktu senja dan fajar
  • Nokturnal; Burung yang intensitas aktivitasnya lebih banyak di malam hari

Untuk mengidentifikasi jenis burung, secara umum dapat dilakukan dengan 3 cara:

  1. Identifikasi burung melalui morfologi (bentuk tubuh dan penampakan burung)
  2. Identifikasi burung melalui tingkah laku
  3. Identifikasi burung melalui suara

Berdasarkan aktivitas dan cara mengidentifikasi jenis burung, peralatan sederhana yang bisa kita persiapkan untuk membantu pengamatan diantaranya adalah:

– Binokuler atau Monokuler Untuk membantu pengamatan jarak jauh. (Binokuler biasanya digunakan pada saat mobilitas yang cukup tinggi, dan monokuler digunakan untuk pengamatan yang cenderung statis)
– Night Vision Digunakan untuk membantu pengamatan saat hari gelap
– Alat perekam suara Untuk mendokumentasikan / merekam suara burung yang terdengar
– Kamera Untuk mendokumentasikan penampakan/morfologi burung
– Alat tulis dan buku catatan Untuk mencatat keterangan lokasi, kondisi lingkungan, serta membuat sketsa sederhana burung yang diamati.
– Buku panduan lapangan digunakan untuk mengidentifikasi jenis burung yang ditemukan

image   

(Keterangan Gambar kiri ke kanan: Binokuler & buku catatan, buku panduan lapangan, kamera, perekam suara)Berbagai sumber

Selain alat atau barang-barang yang disebutkan di atas, saat melakukan pengamatan, usahakan membawa barang secukupnya atau yang hanya kita perlukan saja, agar pergerakan kita lebih efektif. Biasanya, pada saat awal mengamati burung akan terasa sulit mengikuti pergerakan dan mencari letak burung dengan menggunakan alat bantu pengamatan, terlebih mengamati tingkah laku mereka. Namun seiring waktu dan latihan secara terus menerus kesulitan tersebut akan me, dan bukan jadi hal yang biasa.

Mengamati burung sejatinya dilakukan di alam, karena di sanalah tempat hidup mereka, bukan berada di kandang sebagaimana yang sering kita lihat di beberapa tempat di sekitar kita. Dengan mengamati burung, secara tidak langsung kita juga mengamati keadaan alam di sekitar kita. Biasanya semakin beragam (heterogen) kondisi alam disekitar kita, maka akan semakin beragam pula jenis burung yang hidup di dalamnya. Selamat mengamati ^^,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 8, 2013 by in Berbagi Cerita, Fauna and tagged , , , , , , , , .

Mari Mampir Dimari

Flickr Photos

Twitter Updates

Mittened Hands

Photography

Virtual Diary

"Taking risks means that you are courageous, not weak, even if you fail. At least you tried. At least you learned"

Azamalia

Hanya Kata-Kata

Tuesday Notes

Before all will be gone, i write. So that it will be unforgotten.

Hasan Lukman

Islamic learner enthusiast | environmentalk

FORESTER'S BLOG

JALAN - JALAN DI HUTAN

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

mada_ perspective

A Document of Life and Passion

%d bloggers like this: