G.I.M'57

Berbagi Pengetahuan, Pengalaman, Cerita, dll

SEKILAS ETNOORNITOLOGI


DSC_0308

Etnoornitologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang dunia perburungan ditinjau melalui aspek pengetahuan penduduk lokal mengenai burung. Etnoornitologi lebih dari sekedar ornitologi atau hanya mempelajari burung di alam tetapi lebih dari itu. Gambaran burung melalui seni, pola pemanfaatan, bahasa, pembawa pesan dan interaksi pada setiap kehidupan merupakan contoh dari etnoornitologi. Dapat dikatakan, etnoornitologi berfaedah karena secara luas berkenaan terhadap inter-relasi atau hubungan yang kompleks antara burung, manusia dan seluruh objek biotik maupun abiotik apakah terdapat pada lingkungan terestrial atau ekstra-terestrial, atau dalam benda, atau dalam roh (Tidemann. dkk, 2010).

Istilah legenda, dongeng, cerita, mitos, dan sejarah sering digunakan dalam pengetahuan lokal, namun tidak selalu menimbulkan suatu hal atau pemahaman tentang kedudukan burung di alam. Burung oleh masyarakat dijadikan sebagai sebuah simbol, mitos, bahkan kepercayaan (Tidemann. dkk, 2010).

Burung oleh masyarakat Sunda memiliki fungsi yang penting dari segi ekonomi, sosial, dan, budaya. Fungsi tersebut diantaranya; untuk dipelihara dalam sangkar yang dipercaya sebagai pembawa keberuntungan, atau memperlihatkan status sosial yang menandakan kesempurnaan hidup; bahan perdagangan; pengobatan (pemanenan sarang walet); pangan (telur ayam dan burung puyuh); inspirasi dalam menciptakan lagu dan tarian; pemberian nama tempat atau jalan; bentuk arsitektur rumah; wawangsalan, babasan dan pribahasa; indikator kejadian buruk; indikator perubahan musim. Selain itu burung juga memiliki fungsi ekologis sebagai pengendali hama, penyerbuk tumbuhan, penyebar biji tumbuhan, indikator umur hutan, indikator kualitas air, dan indikator pencemaran pestisita (Iskandar, 2012).

 

 

Referensi

Iskandar, J. 2012. Etnobiologi dan Pembangunan Berkelanjutan. Bandung. AIPI, LPPM KPK Universitas Padjadjaran.

Tidemann, S.,& Gosler, A. 2010. Ethno-ornithology. London. Earthscan publisher.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 29, 2014 by in Fauna, Local knowledge, Umum and tagged , , , , , , , , .

Mari Mampir Dimari

Flickr Photos

Twitter Updates

Mittened Hands

Photography

Virtual Diary

"Taking risks means that you are courageous, not weak, even if you fail. At least you tried. At least you learned"

Azamalia

Hanya Kata-Kata

Tuesday Notes

Before all will be gone, i write. So that it will be unforgotten.

Hasan Lukman

Islamic learner enthusiast | environmentalk

FORESTER'S BLOG

JALAN - JALAN DI HUTAN

Alamendah's Blog

Flora, Fauna, dan Alam Indonesia

mada_ perspective

A Document of Life and Passion

%d bloggers like this: